Thermochemistry — Measuring Heat in Chemical Reactions
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://chemfyi.com/iframe/entity//" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://chemfyi.com/entity//
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://chemfyi.com/entity//)
Use the native HTML custom element.
10 eksperimen
Thermochemistry experiments quantify the heat absorbed or released during chemical and physical processes. Using calorimeters ranging from simple coffee-cup designs to sophisticated bomb calorimeters, students measure enthalpy changes and verify Hess's law — that enthalpy change depends only on initial and final states, not the reaction pathway.
Learning Objectives
Determine enthalpy of neutralization, dissolution, and combustion experimentally. Verify Hess's law using multi-step reactions. Calculate specific heat capacities. Understand the difference between system and surroundings, exothermic and endothermic processes, and calorimeter calibration.
Key Techniques
Coffee-cup calorimetry: mix reactants in an insulated container, measure temperature change, and calculate q = mcDeltaT. Bomb calorimetry: combust samples in a sealed oxygen-filled vessel and measure the water temperature rise. Calibrate calorimeters with a known reaction (e.g., benzoic acid combustion). Plot temperature vs. time to extrapolate the maximum temperature change.
Equipment Overview
Required: nested polystyrene cups (coffee-cup calorimeter), thermometer or temperature probe, magnetic stirrer, graduated cylinder, analytical balance. Advanced: bomb calorimeter, oxygen cylinder, ignition wire, Parr press for pellet formation.
Demonstrasi Reaksi Endotermik
Reaksi dingin barium hidroksida dan amonium tiosianat
Demonstrasikan reaksi yang sangat endotermik di mana campuran menjadi cukup dingin untuk membekukan air di bagian luar labu.
Entalpi Fusi Es
Mengukur energi yang diperlukan untuk melelehkan es
Tentukan entalpi fusi es dengan menambahkan massa es yang diketahui ke air hangat dan mengukur perubahan suhu.
Kalorimetri Cangkir Kopi
Mengukur entalpi penetralan menggunakan kalorimeter sederhana
Tentukan entalpi penetralan HCl dan NaOH menggunakan kalorimeter cangkir polistirena.
Kapasitas Panas Spesifik Logam
Membandingkan kapasitas panas aluminium, tembaga, dan besi
Tentukan kapasitas panas spesifik beberapa logam menggunakan metode campuran dan bandingkan dengan nilai yang diterima.
Kimia Kompres Dingin
Mempelajari pelarutan endotermik amonium nitrat
Ukur perubahan suhu saat amonium nitrat larut dalam air, mendemonstrasikan proses pelarutan endotermik yang digunakan dalam kompres dingin instan.
Kristalisasi Eksotermik Natrium Asetat
Mengukur panas yang dilepaskan selama kristalisasi seketika
Kuantifikasi panas yang dilepaskan selama kristalisasi natrium asetat lewat jenuh menggunakan kalorimetri.
Panas Pembakaran Magnesium
Menentukan ΔH menggunakan hukum Hess dan magnesium oksida
Tentukan entalpi pembakaran magnesium secara tidak langsung menggunakan hukum Hess, karena pengukuran langsung tidak praktis.
Pelarutan Tidak Selalu Eksotermik
Membandingkan perubahan suhu pelarutan garam berbeda
Bandingkan entalpi pelarutan garam berbeda (NaOH, CaCl₂, NH₄NO₃, KNO₃) untuk menunjukkan bahwa pelarutan bisa bersifat eksotermik atau endotermik.
Simulasi Kalorimetri Bom
Mengukur kandungan energi makanan menggunakan kalorimetri
Ukur kandungan energi (kalori) berbagai bahan makanan dengan membakarnya dan mengukur panas yang dipindahkan ke air.
Verifikasi Hukum Hess
Mengkonfirmasi bahwa entalpi adalah fungsi keadaan menggunakan tiga reaksi
Verifikasi hukum Hess dengan mengukur perubahan entalpi tiga reaksi yang berkaitan dan menunjukkan bahwa ΔH1 + ΔH2 = ΔH3.