Colorimetry — Measuring Concentration by Color

8 eksperimen

Colorimetry uses the Beer-Lambert law to determine the concentration of colored solutions by measuring how much light they absorb. The deeper the color (higher concentration), the more light is absorbed. This technique is widely used in clinical chemistry (blood tests), environmental monitoring (water quality), and food science (additive quantification).

Learning Objectives

Understand the Beer-Lambert law (A = epsilon * l * c), construct calibration curves, determine unknown concentrations, and appreciate the limitations of the linear range. Learn wavelength selection — measure at the absorption maximum (lambda_max) for maximum sensitivity.

Key Techniques

Prepare a series of standard solutions of known concentration. Measure absorbance at the wavelength of maximum absorption. Plot absorbance vs. concentration to create a calibration curve. Measure the unknown sample's absorbance and read its concentration from the curve. Use a blank (solvent only) to zero the instrument.

Equipment Overview

Required: colorimeter or spectrophotometer, matched cuvettes, volumetric flasks for standard preparation, micropipettes. Simple colorimeters use LEDs and photodiodes; UV-Vis spectrophotometers provide full wavelength scanning capability.

Analisis Pewarna Makanan dengan Spektrofotometri

Mengidentifikasi pewarna makanan buatan dari spektra absorbansinya

Tentukan identitas dan konsentrasi pewarna makanan buatan dalam minuman komersial dengan mengukur spektra absorbansinya.

Intermediate (High School) · 60 min · 6 langkah

Analisis Spektrofotometrik Campuran

Menguraikan campuran dua komponen menggunakan persamaan simultan

Tentukan konsentrasi individual dua pewarna dalam larutan campuran menggunakan pengukuran absorbansi pada dua panjang gelombang dan persamaan simultan.

Advanced (University) · 75 min · 7 langkah

Penentuan Aspirin Spektrofotometrik

Mengukur kandungan aspirin dalam tablet komersial dengan absorbansi UV

Tentukan jumlah asam asetilsalisilat (aspirin) dalam tablet komersial menggunakan spektrofotometri UV setelah hidrolisis menjadi salisilat.

Advanced (University) · 75 min · 6 langkah

Penentuan Besi dalam Air

Mengukur konsentrasi besi terlarut menggunakan kolorimetri tiosianat

Tentukan konsentrasi besi(III) dalam sampel air menggunakan metode kolorimetri tiosianat.

Intermediate (High School) · 75 min · 7 langkah

Penentuan Fosfat Kolorimetrik

Mengukur kadar fosfat dalam air menggunakan metode molibdenum biru

Tentukan konsentrasi fosfat dalam sampel air menggunakan metode kolorimetri amonium molibdat.

Advanced (University) · 90 min · 7 langkah

Penentuan Glukosa Kolorimetrik

Mengukur analog glukosa darah menggunakan metode DNS

Tentukan konsentrasi glukosa menggunakan metode kolorimetri asam dinitrosalisilat (DNS) dan pahami kimia gula pereduksi.

Intermediate (High School) · 60 min · 7 langkah

Uji Protein Kolorimetrik (Metode Bradford)

Mengkuantifikasi konsentrasi protein menggunakan pengikatan pewarna Coomassie Brilliant Blue

Tentukan konsentrasi protein sampel yang tidak diketahui menggunakan uji Bradford dan kurva kalibrasi BSA.

Advanced (University) · 60 min · 7 langkah

Verifikasi Hukum Beer-Lambert

Mendemonstrasikan hubungan linier antara absorbansi dan konsentrasi

Verifikasi hukum Beer-Lambert dengan mengukur absorbansi larutan CuSO₄ pada berbagai konsentrasi dan buat kurva kalibrasi.

Intermediate (High School) · 60 min · 7 langkah