Titrations — Precision Quantitative Analysis
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://chemfyi.com/iframe/entity//" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://chemfyi.com/entity//
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://chemfyi.com/entity//)
Use the native HTML custom element.
11 eksperimen
Titration is a quantitative analytical technique that determines the concentration of an unknown solution by reacting it with a solution of known concentration (the titrant). The endpoint — where the reaction is complete — is detected by an indicator color change, pH meter, or conductivity change. Titrations are the backbone of analytical chemistry in quality control laboratories worldwide.
Learning Objectives
Students master volumetric analysis: precise measurement with burettes, stoichiometric calculations, endpoint detection, and error analysis. Acid-base titrations teach neutralization; redox titrations (permanganate, iodometric) teach electron-transfer stoichiometry. Complexometric titrations with EDTA determine water hardness.
Key Techniques
Rinse the burette with titrant before filling. Swirl the flask during addition. Approach the endpoint dropwise, then half-drops. Record the volume at the meniscus bottom for clear solutions, top for dark solutions. Back-titration is used when the analyte reacts slowly or is insoluble — add excess reagent, then titrate the unreacted portion.
Equipment Overview
Required: burette (25 or 50 mL, Class A), burette clamp and stand, Erlenmeyer flask, volumetric pipette, wash bottle, indicator solutions. Digital burettes eliminate parallax error. Automatic titrators with pH electrodes provide continuous monitoring and computer-plotted titration curves.
Kurva Titrasi pH
Memplot kurva titrasi asam-basa lengkap dengan pH meter
Catat pengukuran pH selama titrasi asam-basa dan buat kurva titrasi berbentuk S yang lengkap yang menunjukkan titik ekuivalen dan daerah …
Titrasi Asam-Basa dengan Fenolftalein
Menentukan konsentrasi asam menggunakan basa standar
Tentukan konsentrasi larutan asam klorida yang tidak diketahui dengan menitrasinya dengan larutan natrium hidroksida standar, menggunakan fenolftalein sebagai indikator.
Titrasi Asam-Basa dengan Metil Oranye
Menitrasi basa lemah dengan asam kuat
Tentukan konsentrasi larutan natrium karbonat dengan menitrasinya dengan asam klorida menggunakan indikator metil oranye, cocok untuk titik akhir yang asam.
Titrasi Balik Tablet Antasida
Mengukur kapasitas penetralan asam antasida komersial
Tentukan kapasitas penetralan asam tablet antasida komersial menggunakan metode titrasi balik.
Titrasi Indikator Ganda Campuran Karbonat-Bikarbonat
Menggunakan dua indikator untuk menganalisis campuran karbonat
Analisis campuran natrium karbonat dan natrium bikarbonat dengan menitrasinya dengan HCl menggunakan dua indikator secara berurutan: fenolftalein dan metil oranye.
Titrasi Iodometrik Pemutih
Menentukan konsentrasi natrium hipoklorit dalam pemutih rumah tangga
Tentukan konsentrasi natrium hipoklorit (NaOCl) dalam pemutih komersial menggunakan titrasi iodometrik dengan natrium tiosulfat.
Titrasi Kompleksometrik EDTA untuk Kesadahan Air
Mengukur kandungan kalsium dan magnesium dalam air
Tentukan kesadahan total sampel air dengan menitrasi ion Ca2+ dan Mg2+ yang terlarut dengan EDTA menggunakan indikator Eriochrome Black T.
Titrasi Konduktometrik
Memantau titrasi menggunakan konduktivitas listrik
Lakukan titrasi asam-basa menggunakan pengukuran konduktivitas sebagai pengganti indikator, dan tentukan titik akhir dari grafik konduktivitas-volume.
Titrasi Pengendapan (Metode Mohr)
Menentukan konsentrasi klorida menggunakan perak nitrat
Tentukan konsentrasi ion klorida dalam larutan menggunakan metode Mohr, di mana perak nitrat adalah titran dan kalium kromat adalah indikatornya.
Titrasi Redoks dengan Kalium Permanganat
Menentukan konsentrasi besi(II) menggunakan KMnO₄
Tentukan konsentrasi larutan besi(II) sulfat dengan menitrasinya dengan kalium permanganat standar, reagen yang menunjukkan dirinya sendiri.
Titrasi Vitamin C dengan Iodin
Mengukur kandungan asam askorbat dalam jus buah
Tentukan kandungan vitamin C (asam askorbat) jus buah segar menggunakan titrasi iodin dengan indikator pati.